STIU Wadi Mubarak Bogor Sukses Laksanakan Monitoring & Evaluasi Litapdimas

Bogor, 22 Desember 2025 — Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin (STIU) Wadi Mubarak Bogor telah melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Litapdimas yang berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam.

Monev Litapdimas menghadirkan tim dari Subdirektorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), yakni Bapak Suradi, S.Pd. dan Ibu Ika Lusiawati, S.E., M.M. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua LPPM STIU Wadi Mubarak Bogor, Gilang Eksa Gantara, M.Ag., serta sejumlah perwakilan unit terkait.

Dalam sesi evaluasi dan pembinaan, tim Monev menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan bantuan Litapdimas yang sebelumnya telah diterima oleh dosen STIU Wadi Mubarak Bogor. Bantuan tersebut mencakup tiga skema utama, yaitu bantuan penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat (PKM). Seluruh bantuan yang telah direalisasikan dinilai berjalan dengan sangat baik, tertib secara administrasi, serta sesuai dengan ketentuan dan petunjuk teknis yang berlaku.

Tim Monev menegaskan bahwa penerima bantuan tidak hanya dituntut untuk memenuhi aspek administratif dan pelaporan, tetapi juga didorong untuk menghasilkan outcomes yang nyata dan berkelanjutan. Khusus bagi dosen penerima bantuan sebelumnya, seperti Sohib Syayfi, S.Pd.I., M.Ag. dan Dr. Abdul Rauf Haris, S.Sos., M.Pd.I., ditegaskan pentingnya menghasilkan luaran yang memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan dunia pendidikan, pengayaan khazanah ilmu pengetahuan, serta peningkatan kualitas kehidupan dan kebermanfaatan bagi masyarakat luas.

Selain itu, tim Litapdimas mendorong seluruh dosen STIU Wadi Mubarak Bogor untuk terus meningkatkan partisipasi dalam pengajuan proposal bantuan Litapdimas pada periode mendatang, baik dalam skema penelitian, publikasi ilmiah, maupun PKM. Hal ini dinilai strategis untuk memperkuat budaya riset, produktivitas akademik, dan peran perguruan tinggi dalam menjawab tantangan keilmuan dan sosial keumatan.

Dalam kesempatan tersebut, tim Monev juga mengingatkan pentingnya memahami dan mengikuti petunjuk teknis (juknis) secara cermat dalam setiap proses pengajuan proposal. Ketelitian dalam aspek teknis dinilai menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan dalam proses seleksi bantuan.

Melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi Litapdimas ini, STIU Wadi Mubarak Bogor diharapkan semakin meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian serta pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat budaya akademik dan kontribusi keilmuan dosen di tingkat nasional.